Tampilkan postingan dengan label RELATIF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RELATIF. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Oktober 2013

Saham LQ45 Paling Kuat

Saham paling kuat dapat dikategorikan sebagai saham yang dapat menaklukkan pasar/IHSG.

Saham tersebut harus cukup kuat selama 100 hari terakhir (angka relativitas rata-rata positif) dan masih lebih kuat di hari terkini (angka relativitas terkini positif).

Berikut ini adalah data saham LQ45 yang paling kuat (diurutkan berdasarkan angka relativitas rata-rata tertinggi) 100 hari terakhir sampai dengan tanggal 01/10/13.

Senin, 30 September 2013

CPIN JSMR KLBF MNCN

Penutupan pasar hari ini memunculkan 4 buah saham yang ditutup dengan tingkat kerugian di luar kebiasaan. Keempatnya juga ditutup jauh di bawah rata-rata tingkat relativitasnya selama 100 hari terakhir terhadap market.

Saham-saham tersebut adalah CPIN, JSMR, KLBF, dan MNCN.

Berikut ini tingkat kerugian ke-4 saham tersebut.


Kenapa di luar kebiasaan?

Minggu, 22 September 2013

Selisih Relatif Harga Saham LQ45 vs IHSG

Berikut ini adalah daftar saham LQ45 "penakluk" IHSG dengan nilai selisih relatif positif terkini yang dihitung dari data 100 hari terakhir sampai dengan 20/09/13.


Berikut ini adalah daftar saham LQ45 yang "dipecundangi" IHSG dengan nilai selisih relatif negatif.


Selisih nilai relatif sengaja diambil 100 hari bursa terakhir dengan pertimbangan kalau sejak awal tahun rentang data terlalu panjang. Angka 100 hari dianggap mewakili situasi terkini. Harga-harga saham selama 100 hari juga dianggap masih diingat oleh sebagian besar trader dan investor.

Angka selisih relatif yang positif menunjukkan tingkat kekuatan saham yang melebihi pasar (IHSG) sedangkan yang negatif adalah saham-saham yang tertinggal.

Selisih relatif yang terlalu tinggi juga menunjukkan tingkat "overbought" dan sebaliknya menunjukkan tingkat "oversold".

Tingkat overbought dan oversold juga mesti dibandingkan dengan nilai rata-ratanya. Jika misalnya rata-rata adalah +20% dan yang terkini adalah +30%, maka dapat dianggap sudah overbought. Jika rata-rata -20% dan terkini -5% bisa jadi juga dianggap sebagai overbought. Atau nilai terkini adalah yang paling tinggi selama 100 hari, maka dapat dianggap overbought, begitu juga sebaliknya.

Lebih mudah untuk membandingkan tingkat overbought dan oversold adalah dengan melihat chart selisih relatifnya selama 100 hari.

Senin, 16 September 2013

Selisih Relatif Harga Saham Kontraktor vs IHSG

Kalau Anda adalah trader yang terus berada di market beberapa waktu belakangan ini, maka Anda akan bingung dengan penampilan saham-saham kontraktor BUMN yang tidak seragam lagi.

Ada yang naik cukup banyak dan ada yang malah sangat susah naiknya. Ya, yang paling susah naik itu adalah ADHI. Seberapa besar perbedaan naik turun di antara saham-saham kontraktor?

Berikut ini adalah grafik dan tabel perbedaan selisih harga relatif terkini antara saham-saham kontraktor dengan IHSG.


Terlihat PTPP paling mengesankan penampilannya belakangan ini. Sedangkan yang paling buruk penampilannya adalah TOTL.

Namun apabila kita bandingkan dengan penampilan rata-rata sebelumnya, maka saham TOTL bukanlah yang paling banyak terjadi perlambatan, tetapi saham ADHI.

Berikut ini grafik dan tabel perbedaan penampilan saham-saham kontraktor dibandingkan dengan rata-rata selisihnya sepanjang tahun ini.


Terdapat perbedaan yang sangat mencok pada ADHI bukan? Jika prospek fundamental yang bakal dihadapi adalah sama, maka ADHI sebenarnya  tidak ada alasan untuk begitu tertinggal dibandingkan dengan saham yang lainnya.

Berikut ini grafik perbandingan antara indeks IHSG vs PTPP dan ADHI agar diperoleh gambaran yang lebih jelas lagi. Seluruh indeks dimulai dari angka 100 pada awal tahun.


ADHI kelihatannya baru mulai mengalahkan IHSG lagi. Apakah ADHI akan mengejar ketertinggalannya dengan PTPP? Kita lihat saja perkembangannya. Kalau melihat ke penampilan sepanjang tahun ini, mestinya ADHI sanggup mengejar PTPP.

Sepanjang tahun rata-rata kemenangan ADHI terharap IHSG adalah 41,7% sedangkan PTPP 33,9%.

Selisih Relatif Harga Saham Properti vs IHSG

Sepanjang tahun ini saham-saham properti sebenarnya masih mengalahkan IHSG.

Berikut ini grafik dan tabel nilai selisih rata-rata saham-saham properti dengan IHSG  sepanjang tahun ini sampai dengan data tanggal 16/9/13.


Rata-rata saham properti masih lebih baik performancenya dibandingkan dengan IHSG. Namun, akhir-akhirnya terjadi perlambatan akselerasi untuk semua saham properti.

Berikut ini grafik dan tabel perbandingan selisih harga saham-saham properti dengan IHSG terkini dibandingkan dengan selisih rata-ratanya sepanjang tahun.


Terlihat kalau perlambatan paling parah dialami oleh BEST walaupun sepanjang tahun sebenarnya masih mengalahkan IHSG dengan selisih rata-rata masih plus 3%. Namun yang penting adalah hasil akhir bukan? Dua saham properti yang masih cukup tahan banting adalah BSDE dan CTRA karena perlambatannya hanya berselisih -5% dibandingkan dengan rata-ratanya.

Berkut ini ditampilkan grafik perbandingan antara indeks IHSG dengan indeks BEST dan BSDE dengan masing-masing angka indeks dimulai dari 100 pada awal tahun.


Selisih Relatif Harga Saham Big Cap vs IHSG

Membandingkan tingkat "selisih" harga antara saham-saham yang tercatat di BEI dengan IHSG akan menjadi gampang jika kita membuat indeks tersendiri atas saham itu dan IHSG.

Setelah mendapatkan indeks masing-masing pada periode tertentu, maka akan menjadi mudah untuk membandingkan selisih relatif antara saham-saham tersebut dengan IHSG.

Berikut ini adalah tabel rata-rata selisih antara indeks harga 20 saham big cap dengan indeks IHSG sejak awal tahun 2013 dengan patokan angka 100 pada awal tahun dibandingkan dengan selisih terkini (16/09/2013)

Angka plus pada kolom 1 tabel di atas menunjukkan bahwa saham tersebut "menundukkan" IHSG sepanjang penampilannya tahun ini begitu juga sebaliknya.
 
Berikut ini adalah grafik selisih terkini vs rata-rata selisihnya sepanjang tahun 2013.


Angka yang minus pada grafik di atas menunjukkan tingkat "ketertinggalannya" dibandingkan dengan perbedaan rata-ratanya. Begitu juga sebaliknya, angka plus menunjukkan tingkat "akselerasinya" dibandingkan dengan perbedaan rata-ratanya.

Sekarang pilihannya adalah apakah memilih saham yang paling jago berlari, paling lambat berlari, atau yang baru mulai mau berlari kencang?