Tampilkan postingan dengan label PEG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PEG. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Maret 2014

Perbandingan Rasio PEG Saham Bank

Mengenai rasio PEG sudah ditulis pada artikel sebelumnya di sini.

Berikut ini adalah tabel perbandingan rasio PEG saham-saham perbankan:


Perbandingan Rasio PEG Saham Kontraktor

Mengenai rasio PEG sudah ditulis pada artikel sebelumnya di sini.

Berikut ini adalah tabel perbandingan rasio PEG saham-saham kontraktor BUMN.



Rasio PEG

Ada sebuah rasio yang sangat diperhatikan oleh penganut aliran GARP (growth at reasonable price) yang merupakan aliran tengah di antara aliran Value Investing dan Growth Investing. Rasio tersebut adalah rasio PEG (Price/Earning to Growth). Sederhananya rasio ini dihitung dari rasio PER dibagi pertumbuhan EPS/laba bersih.

Pada awal-awal blog ini diperkenalkan, penulis telah membuat artikel mengenai Rahasia PER vs Pertumbuhan Laba. Rasio yang mewakili intisari dari artikel tersebut adalah rasio PEG.

Formula perhitungan rasio PEG adalah sebagai berikut:


Sabtu, 13 Juli 2013

Rahasia PER vs Pertumbuhan Laba

Selama ini kita melihat ada saham yang PER-nya termasuk tinggi dan ada saham yang termasuk masih rendah. Kadang membingungkan karena kita menilai sebuah saham dengan PER yang rendah terus kita investasi pada saham tersebut, namun harga saham tersebut tidak mau naik atau malah turun, sedangkan saham dengan PER yang tinggi malah lebih tinggi lagi.

Apa sebenarnya penyebabnya?

Jika ditinjau dari segi pertumbuhan laba, maka kita dapat memperoleh jawabannya. Dengan pertumbuhan laba yang konsisten selama paling tidak 5 tahun, maka antara pertumbuhan yang biasa-biasa saja dengan pertumbuhan yang tinggi terdapat perbedaan yang sangat jauh.

Berkut ini tabel perhitungan EPS dengan asumsi pertumbuhan laba yang berbeda-beda. Dengan pertumbuhan hanya 10% per tahun, maka pada tahun ke-5 EPS dari Rp 1 akan menjadi Rp 1,61. Sehingga apabila PER awal adalah 20, maka pada tahun ke 5 akhir, PER menjadi 12,42. Kalau dibandingkan dengan pertumbuhan yang 20% per tahun, PER dari 20 menjadi 8,04.
 
Harga Awal
20
PER Awal
20




Pertumbuhan
EPS

Tahun 0
Tahun 1
Tahun 2
Tahun 3
Tahun 4
Tahun 5
PER Tahun 5
10%
1
1.10
1.21
1.33
1.46
1.61
12.42
15%
1
1.15
1.32
1.52
1.75
2.01
9.94
20%
1
1.20
1.44
1.73
2.07
2.49
8.04
30%
1
1.30
1.69
2.20
2.86
3.71
5.39
40%
1
1.40
1.96
2.74
3.84
5.38
3.72
50%
1
1.50
2.25
3.38
5.06
7.59
2.63


Jadi kesimpulannya dengan pertumbuhan laba yang lebih baik, maka tingkat PER sebuah saham memang harus lebih tinggi.


Bagaimana membandingkannya dengan lebih jelas lagi? Berikut ini adalah tabel perhitungan perbandingan PER sesuai dengan tingkat pertumbuhannya. 

Pertumbuhan
Harga Awal
EPS Awal
PER Awal
EPS Tahun 10
PER Tahun 10
10%
10
1
10
2.59
3.86
15%
15
1
15
4.05
3.71
20%
20
1
20
6.19
3.23
25%
25
1
25
9.31
2.68

Ternyata dalam jangka panjang, PER yang terlihat tinggi pada akhirnya akan menjadi lebh rendah daripada PER yang terlihat masih rendah oleh karena pertumbuhan laba yang lebih baik dari PER yang lebih tinggi tersebut.


Jadi ini bisa menjelaskan kenapa PER saham-saham tertentu sangat tinggi dan kelihatan tidak masuk akal untuk saat ini padahal dalam jangka panjang ternyata lebih rendah.