Kamis, 31 Oktober 2013
GTBO - Analisis Laporan Q3 2013
PTBA - Analisis Laporan Q3 2013
PTBA mencetak kinerja Q3 2013 yang relatif tidak menggembirakan dibandingkan dengan Q2 2013. Penjualan tercatat naik hanya 1,27%. Laba kotor turun 24,83% dan laba usaha turun 9,74%. Laba bersih tercatat hanya turun sebesar 0,91% menjadi Rp 374 miliar. GPM tercatat turun cukup besar menjadi 22,83% dari 30,76%.
CITA - Analisis Laporan Q3 2013
CITA mengukir kinerja Q3 2013 yang cukup menggembirakan. Penjualan tercatat naik sebesar 16,48% dan laba kotor naik sebesar 5,73%. Namun laba usaha turun sebesar 21,39%. Untunglah CITA masih "menghemat" beban pajak penghasilan dan menikmati laba selisih kurs sehingga total laba bersih bisa naik 5% menjadi Rp 149 miliar.
Hal yang paling positif dari kinerja Q3 2013 tersebut adalah naiknya produksi sebesar 26,32%. Posisi persediaan juga masih naik sebesar 27,13% sehingga kenaikan penjualan diperkirakan masih akan terjadi pada Q4 sehingga diharapakn CITA dapat menghasilkan laba bersih yang lebih solid di Q4 tersebut.
Lihat analisis laporan keuangan Q2 2013 CITA sebelumnya di sini.
Target harga untuk CITA adalah Rp 850 yang mencerminkan PER sebesar 5x atas EPS disetahunkan 9 M 2013.
Hal yang paling positif dari kinerja Q3 2013 tersebut adalah naiknya produksi sebesar 26,32%. Posisi persediaan juga masih naik sebesar 27,13% sehingga kenaikan penjualan diperkirakan masih akan terjadi pada Q4 sehingga diharapakn CITA dapat menghasilkan laba bersih yang lebih solid di Q4 tersebut.
Lihat analisis laporan keuangan Q2 2013 CITA sebelumnya di sini.
Target harga untuk CITA adalah Rp 850 yang mencerminkan PER sebesar 5x atas EPS disetahunkan 9 M 2013.
VOKS - Analisis Laporan Q3 2013
VOKS mencatat kinerja yang buruk di Q3 2013. Nilai penjualan turun sebesar 7,55%. Laba kotor turun sebesar 15,73% dan laba bersih menjadi minus sebesar Rp 23,5 miliar. Kerugian yang diderita VOKS di Q3 2013 sebagian besar disebabkan oleh bertambahnya kerugian selisih kurs menjadi Rp 53 miliar dari Rp 8 miliar pada Q2 2013.HRUM - Analisis Laporan Q3 2013
HRUM mengukir kinerja Q3 2013 yang masih cukup solid. Penjualan tercatat turun sebesar 16,38%. Namun laba kotor cuma turun sebesar 4,8% dan laba bersih turun sebesar 3,9% menjadi US$ 14.369.771.
Yang mengembirakan tentunya GPM naik menjadi 24,50% dari 21,52%.
Yang mengembirakan tentunya GPM naik menjadi 24,50% dari 21,52%.
Langganan:
Postingan (Atom)




