
GPM turun menjadi 16,52% dari 19,04%.
Jika laba dari selisih kurs dikeluarkan, maka laba bersih INKP turun dari US$ 11.111.000 menjadi US$ 6.166.000. Dengan menggunakan kurs Rp 11.000/US$, EPS disetahunkan dari laba bersih (tanpa memperhitungkan faktor pajak penghasilan) tersebut cuma sebesar Rp 50. Angka yang teramat kecil tentunya apabila dibandingkan dengan BV yang bernilai Rp 4.458.
Lihat analisis mengenai laporan Q2 2013 INKP sebelumnya di sini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar