Selasa, 02 Juli 2013

Investasi Saham Properti atau Beli Propertinya Saja?


Apa yang Anda pilih antara membeli saham perusahaan properti atau membeli properti yang dijual oleh perusahaan?

Indeks sektor properti pada tanggal 30 Juni 2012 adalah 275,638 dan pada tanggal 30 Juni 2013 tercatat 483,267. Artinya telah naik 75%.

Apa keuntungannya membeli saham properti?

1. Laba perusahaan menjadi milik Anda. Kalau membeli properti tentunya Anda yang membayar laba tersebut.

2. Likuid. Kalau membeli properti pastinya tidak likuid. Anda sulit untuk membeli dan menjualnya dalam waktu yang cepat.

3. Hasil Anda lebih maksimal dengan trading seandainya Anda bisa mengikuti naik turunnya harga saham, boleh saja indeks cuma naik 75%, hasil Anda bisa jadi 100% lebih. Apakah harga properti naik turun?

4. Anda juga bisa menjadi kutu loncat untuk memaksimalkan laba. Loncat dari satu saham ke saham lainnya. Kalau loncat dari satu properti ke properti lainnya rasanya sangat sulit bukan?

5. Pajak yang Anda bayar maupun biaya lainnya sangatlah sedikit jika dibandingkan dengan membeli properti. Jika membeli properti banyak biaya yang dikeluarkan, dari BPHTB, BBN, biaya notaris, biaya kredit, PPN, biaya jasa broker. Ketika menjual Anda juga kena PPh 5% lagi.

6. Risiko developer menunda pembangunan fisik atau developer berniat tidak baik lumayan tinggi. Kalau membeli saham risiko seperti itu tidak ada apalagi merupakan perusahaan terbuka sehingga bisa dianalisis terlebih dahulu nilai masing-masing perusahaan sampai dengan nilai manajemennya.

7. Yang naik dari harga properti adalah tanahnya. Sehingga seandainya properti fisik harganya naik, otomatis nilai perusahaan juga akan naik karena mempunyai land bank atau propertinya juga.

8. Membeli properti pada dasarnya membutuhkan modal yang besar. Kalau membeli saham bisa dengan angka yang sangat kecil. Tidak ada diskriminasi bukan? Mau "miskin" atau kaya bisa membeli saham. Hanya orang "kaya" yang bisa beli properti bukan? Selain itu Anda bisa "nyicil" dengan membeli saham karena Anda tidak perlu membeli 1 unit properti pun.

9. Jika membeli saham properti Anda tidak perlu biaya perawatan dan pengamanan. Kalau Anda mempunyai properti dan tidak dimanfaatkan bisa jadi akan terbebani dengan biaya perawatan dan pengamanan.

10. Laba Anda lebih besar. Indeks naik 75%, apakah harga properti juga naik 75% setahun terakhir? Mungkin ada yang lebih dari itu. Tapi sebenarnya banyak emiten yang naik lebih dari 100% setahun terakhir. Rasanya Anda akan sulit mencari properti yang naik 100% setahun terakhir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar