Senin, 22 Juli 2013

Membaca Arah Pasar dengan Indikator AD Line

Salah satu indikator yang dapat dipakai untuk membaca arah pasar adalah breadth indicator.

Breadth indicator adalah indikator yang diperoleh dengan menghitung selisih antara jumlah saham yang naik dengan jumlah saham yang turun.

Advance Decline Line (AD Line) merupakan salah satu breadth indicator  yang paling sederhana dari sekian banyak breadth indicator yang lain sehingga paling mudah untuk dipahami.

Rumus untuk mencari angka AD Line adalah menambah angka AD Line sebelumnya dengan selisih antara jumlah saham yang naik dengan jumlah saham yang turun pada suatu periode (tanggal).

A/D Line = (Advancing Stocks - Declining Stocks) + Previous Period's A/D Line Value

Variasi lain breadth indicator adalah dihitung dengan menggabungkan volume dari saham yang turun dan yang naik dengan jumlah saham yang naik dan yang turun. Beberapa breadth indicator lainnya adalah Arms Index, Advance Decline Index, Breadth Trust Index dan Absolute Breadth Index.

Breadth indicator bisa menunjukkan arah dan sentimen market, tingkat kekuatan market sekarang dan kemungkinan perubahan arah market.

Jika market sedang bullish yang ditunjukkan oleh indeks market yang sedang naik, tetapi AD Line sedang dalam tren sebaliknya maka ini dapat menunjukkan bahwa sebenarnya market telah kehilangan kekuatannya dan bakal berubah arah. Begitu juga sebaliknya, jika market sedang bearish, tetap AD Line menunjukkan arah kenaikan bisa berarti bahwa market bakal berubah arah menjadi bullish.

Breadth indicator bisa jadi juga menunjukkan apa sebenar yang sedang "dikerjakan" oleh market maker atau "bandar" dan "rencana-rencana" mereka yang sebenarnya.

Berikut ini dalah bagan perbandingan antara AD Line market BEI dengan IHSG dari 31 Maret 2013 sampai dengan tanggal 19 Juli 2013. Angka AD Line awal saya pakai nilai 100. IHSG ditunjukkan oleh garis berwarna putih dan AD Line ditunjukkan oleh garis berwarna hitam.


Dari bagan di atas terlihat jelas kalau antara awal April 2013 sampai dengan akhir Mei 2013, AD Line sebenarnya menunjukkan tren penurunan. Jika dibandingkan dengan tren IHSG sendiri maka telah terjadi divergence. Pada akhirnya IHSG mengkonfirmasi divergence tersebut dengan penurunan yang dalam. Setelah itu dapat kita lihat bahwa sampai dengan data terakhir 19 Juli 2013, tren IHSG dengan AD Line masih searah.






2 komentar:

  1. Bro, boleh tahu darimana bisa dapat data jumlah saham naik dan jumlah saham IDX untuk setahun terakhir? TQ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu saya belum ada yg menyediakannya. Terpaksa hitung sendiri hari per hari selama setahun terakhir.

      Hapus