Kamis, 31 Oktober 2013

GMTD - Analisis Laporan Q3 2013


GMTD mencetak kinerja Q3 2013 yang kurang baik. Penjualan tercatat turun sebesar 30,72%. Laba kotor turun sebesar 29,61% dan laba bersih turun sebesar 49,58% menjadi Rp 10,5 miliar.

Hal yang positif dari GMTD di Q3 2013 adalah adanya sedikit kenaikan pada perkiraan tanah untuk pengembangan dan uang muka pelanggan.

Walaupun kas masuk dari pelanggan mengalami penurunan, namun jumlahnya yang sebesar Rp 115 miliar masih jauh lebih banyak daripada jumlah penjualan sebesar Rp 51 miliar.



Kita harapkan pihak manajemen dapat meningkatkan penyelesaian pembangunan dan penyerahan dari unit properti yang dipesan oleh konsumen pada kuartal-kuartal selanjutnya.

Uang muka dari pelanggan masih tercatat cukup tinggi sebesar Rp 706 miliar padahal penjualan sampai dengan 9M 2013 baru tercatat sebesar  Rp 195 miliar.

Yang juga perlu diperhatikan adalah posisi GMTD pada saat ini telah mempunyai hutang dari pihak afiliasi yang digunakan untuk keperluan modal kerja dan akuisisi. Posisi kas yang rendah dapat menyebabkan terkendalanya usaha penyelesaian proyek pembangunan.

GMTD diperkirakan akan menderita beban bunga pada kuartal-kuartal selanjutnya akibat kebutuhan dana yang meningkat yang tidak didukung oleh ketersediaan kas yang cukup.

Lihat tulisan mengenai GMTD sebelumnya di sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar